BOJONEGORO, Jumat (9/10/2026) – Kepolisian memberikan pembekalan literasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) kepada pelajar SMKN 1 Bojonegoro, Jumat (9/10). Sosialisasi ini digelar di tengah padatnya agenda sekolah, bersamaan dengan Pemilihan Ketua OSIS.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan dipusatkan di tiga laboratorium komputer, yakni Lab 1, Lab 2, dan Lab 3. Untuk menjaga kondusivitas, setiap kelas mendelegasikan enam orang siswa sebagai perwakilan.
Sosialisasi dikemas secara interaktif. Materi disampaikan melalui empat modul komprehensif tentang pengenalan AI, cara kerja, etika penggunaan, hingga potensi penyalahgunaannya. Untuk menguji pemahaman, pemateri menyisipkan delapan kuis interaktif yang disambut antusias oleh peserta.

AKP Haryanto selaku pemateri dari Polres Bojonegoro menjelaskan, edukasi ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menghadapi disrupsi teknologi di kalangan pelajar.
“Perkembangan AI ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi sangat membantu proses belajar, di sisi lain rawan disalahgunakan untuk deepfake, penyebaran hoaks, hingga plagiarisme. Kami ingin pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, beretika, dan berkompeten, bukan justru dimanfaatkan oleh teknologi,” ujar AKP Haryanto seusai memberikan materi di Lab 2.

Senada dengan itu, salah satu peserta, Nisa, mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan tersebut.
“Awalnya saya kira materinya akan kaku dan membosankan, ternyata sangat seru. Sekarang saya jadi paham tidak hanya cara menggunakan AI untuk mengerjakan tugas, tetapi juga batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar,” ungkap siswi yang mengikuti sesi di Lab 1 tersebut.
Pihak sekolah berharap, melalui sinergi dengan kepolisian ini, siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki literasi digital yang kuat dan beretika di era kecerdasan buatan.
Leave a Reply